Pindah ke area isi utama

Pasien Wan Fang Datang ke Taiwan Mengobati Masalah Skoliosis

Rumah Sakit Kota Taipei Wan Fang   Tanggal Update Terakhir2014-09-30

Dalam kesan orang biasa, dengan standar medis Jepang, seharusnya jarang bisa mempertimbangkan untuk datang dengan khusus ke Taiwan untuk berobat; namun, Bapak Anli malah membuat satu pilihan yang berbeda. Dia khusus dari Jepang datang ke Rumah Sakit Wan Fang Kota Taipei Taiwan melakukan operasi tulang punggung, untuk membebaskan penderitaan yang disebabkan karena skoliosis; dia tidak hanya sangat puas dengan hasil operasi, dan terhadap keramahan staf medis Taiwan selama berobat, perawatan yang professional terdapat kesan yang mendalam.

 

Faktor yang menyebabkan Bapak Anli sakit, mungkin karena kebiasaan olah raga yang tidak tepat. Selama ini, kebiasaan jogging, bagi Bapak Anli, adalah hal yang paling penting dalam kehidupan sehari-harinya. Melalui olah raga jogging yang tidak berhenti, Bapak Anli merasakan kebaikan jogging terhadap tubuh, dan bertahan terus. Namun, karena selama jangka waktu panjang mengenakan sepatu yang tidak cocok untuk jogging, membuat olah raga jogging yang awalnya bermanfaat, perlahan-lahan menyebabkan tekanan terhadap tulang punggung Bapak Anli dan mengakumulasi kerusakan. Tulang punggung Bapak Anli karena skoliosis menyebabkan sakit yang parah.

 

Di Jepang, Bapak Anli demi rasa sakit yang diakibatkan skoliosis, pergi ke berbagai rumah sakit besar yang terkenal, melihat banyak dokter yang terkenal, namun jawaban yang didapatkan semuanya: “Penyakit skoliosis begini di Jepang tidak bisa diobati.” Bapak Anli juga pernah mendengar, di Jepang, ada satu rumah sakit yang bisa melakukan pengobatan terhadap penyakit Bapak Anli, namun perlu tinggal di rumah sakit selama 3 bulan; di berbagai segi pertimbangan, Bapak Anli memutuskan menerima saran dan perkenalan teman, jauh-jauh dari Jepang datang ke Rumah Sakit Wan Fang Taiwan, menerima operasi dan perawatan pengobatan selanjutnya oleh Dokter Hung Guo Sheng spesialis bedah saraf.

 

Di bawah keahlian Dokter Hung, operasi Bapak Anli sangat berhasil. Setelah operasi tidak hanya membuat Bapak Anli tidak perlu lagi menderita rasa sakit karena skoliosis, juga memperbaiki postur tubuhnya, tidak perlu lagi membengkokkan badannya sewaktu berjalan. Demi hal ini, Bapak Anli dengan gembira mengatakan: “Setelah operasi, saya malah tumbuh tinggi!”

 

Bapak Anli berbagi perbedaan rumah sakit di Jepang dan Taiwan. Misalnya dokter utama Dokter Hung 1 hari mempatroli kamar pasien 2 kali, untuk memahami kondisi pemulihan pasien; sebaliknya di Jepang tidak mungkin terjadi. Menurut penjelasan Bapak Anli, di Jepang, dokter utama yang senior tidak akan mempatroli kamar pasien sendiri, gayanya seperti dalam “The Hospital”. Kalau dibandingkan dengan tim medis Taiwan, tim medis Taiwan memperlakukan pasien lebih ramah
 

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda? Ya Tidak
Navigasi Situs
Buka Menu
Tutup Menu
Halaman Sebelumnya Kembali ke Halaman Pertama