Pindah ke area isi utama

Kerja Sama Pengobatan Internasional

Selama beberapa dekade terakhir, negara Taiwan telah menciptakan “Keajaiban Ekonomi” yang terkenal di seluruh dunia, menjadi ekonomi 19 besar, negara perdagangan 15 besar seluruh dunia, rata-rata produk nasional bruto (GNP) telah melebihi US$ 14.000. Negara Taiwan pada proyek kesehatan yang dilaporkan pada daya saing ekonomi dunia berada pada peringkat kedua di seluruh dunia, perkembangan medis dan perekonomian Taiwan telah bisa menyaingi skala negara maju. Melalui memajukan kemakmuran perdagangan internasional dan menggalakkan pekerjaan bantuan luar negeri, standar perkembangan perekonomian Taiwan hampir bisa berdampingan dengan negara maju. Tujuan Taiwan menggalakkan pekerjaan bantuan luar negeri adalah mengintegrasikan sumber daya pemerintah dan rakyat, mendirikan sistem perkembangan kerja sama internasional negara Taiwan, meningkatkan tingkat teknik kerja sama, membantu negara sekutu diplomatik dan negara yang sedang berkembang yang ramah mengembangkan pembangunan ekonomi dan social. Di antara tahun 1995 hingga 2004, dana bantuan luar negeri yang disediakan pemerintah Taiwan dan organisasi rakyat telah lebih dari US$ 200 juta, total ada lebih dari 80 negara yang menerima keuntungannya. Instansi negeri dan swasta saat ini secara inisiatif sedang menggalakkan lebih dari 100 item proyek kerja sama internasional kedua pihak yang berkaitan dengan topik kesehatan, untuk mengembangkan pekerjaan medis dan kesehatan.

 

Bantuan dan kerja sama medis serta kesehatan internasional Taiwan utamanya bisa dibagi menjadi 3 bagian: bantuan dan pelatihan teknik, bantuan dan sumbangan medis, serta bantuan kemanusiaan.

Kerja Sama Pengobatan Internasional

 

Satu. Bantuan dan Pelatihan Teknik

Rumah sakit Mongolia dan rumah sakit elevasi Taipei mengadakan pertukaran kerja sama/Tim Medis Taiwan di Malawi Gambar di dalam pulau Taiwan sudah ada lebih dari 10 rumah sakit dan tim medis luar negeri melakukan pertukaran akademik dan teknik, mengembangkan pelatihan staf medis dan murid fakultas kedokteran. Saat ini telah melatih ratusan staf medis. Lembaga medis Taiwan juga bekerja sama dengan kalangan medis luar negeri, melakukan pelatihan staf medis dalam jangka waktu panjang. Tonggak bersejarah kerja sama internasional yang penting meliputi: melakukan operasi transplantasi liver hidup di Rumah Sakit Chang Gung Kao Shiung, operasi transplantasi sel Orbicularis dan operasi plastik deformitas kraniofasial di Rumah Sakit Lin Khou, Kao Shiung, operasi pemisahan bayi kembar di Rumah Sakit Tzu Chi, laparoskopi dan operasi bariatrik di Rumah Sakit En Zhugong, operasi transplantasi jantung di Rumah Sakit Far Eastern Memorial, dan operasi pengobatan Gigantiform Cementoma langka yang mudah tumbuh pada wajah serta sindroma Hallervorden Spatz tunggal. Anda bisa mengambil perkenalan singkat mengenai operasi tersebut pada rumah sakit yang disebut di atas.

Untuk meningkatkan kemampuan pelatihan staf medis Taiwan, Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan kemudian pada rumah sakit elevasi Taipei mendirikan pusat pelatihan medis internasional. Pada bulan Agustus 2002, Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan mengadakan upacara penyambutan yang besar untuk rombongan pertama staf medis yang datang dari luar negeri negara lain yang menerima pelatihan. Hingga bulan September 2005, total ada 26 kelompok internasional yang pernah menerima pelatihan di Taiwan. Selain itu, rumah sakit elevasi Taoyuan Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan juga pada bulan Nopember 2005 mendirikan kamar pasien dan pusat medis internasional.

Dua. Bantuan dan Sumbangan Medis

Klinik gratis Myanmar di dalam pulau Taiwan ada sekitar 26 organisasi menyediakan sumber daya medis lebih dari US$ 66 juta kepada 55 negara. Yayasan Kesejahteraan Sosial Eden dan Organisasi Internasional Fo Shan Guang setiap tahun total menyumbangkan lebih dari 6000 set kursi roda, Rumah Sakit Gabungan Cathay, Rumah Sakit Memorial Shin Kong Wu Ho-Su, Rumah Sakit Memorial Mackay, University Medical Kaohsiung, Rumah Sakit Memorial Chiayi Chang Gung, Rumah Sakit Tzu Chi, serta Panti Jompo Caotun juga menyediakan banyak bantuan medis. Negara yang pernah menerima sumbangan Taiwan adalah: Republik Kiribati, Indonesia, Honduras, Iran dan Cina, benda sumbangan mencakup masker oksigen dan inkubator untuk bayi.

Tiga. Bantuan Kemanusiaan

Sewaktu suatu negara mengalami bencana yang parah, Taiwan akan segera memberikan bantuan darurat dan benda sehari-hari yang diperlukan, dan menyediakan layanan diagnosa, operasi bedah dan bantuan pencegahan penyakit menular. Negara yang menerima bantuan Taiwan termasuk: Guinea-Bissau, Republik Afrika Tengah, Malawi, Libya, Arab Saudi, Vietnam, Palau, bagian utara Thailand, Mongolia, India, Papua Nugini, Indonesia, Thailand, Sri Lanka, Kamboja, Myanmar, Filipina, Nepal, serta Sao Tome dan Republik Principe.

Setidaknya ada 15 lembaga medis Taiwan pernah mengirimkan staf medis menyediakan bantuan yang lebih lanjut. Sejak tahun 2002, Rumah Sakit Kristen Pingtung mengirimkan tim medis menetap di Malawi, membantu wilayah setempat mendirikan rumah sakit dan melatih staf medis. Rumah Sakit Minsheng, Rumah Sakit Memorial Mackay, Rumah Sakit Pusat Veteran Taichung, Municipal Hospital Taipei Wan Fang, Rumah Sakit Tzu Chi dan rumah sakit di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan: Rumah Sakit Taichung, rumah sakit Hsinchu, rumah sakit Taipei sewaktu tsunami di laut Cina selatan pada tahun 2005, juga mengirimkan tim medis professional masuk ke area bencana.

 

Tanggal Update Terakhir: 2019-01-02

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda? Ya Tidak
Navigasi Situs
Buka Menu
Tutup Menu
Halaman Sebelumnya Kembali ke Halaman Pertama