Pindah ke area isi utama

Datang ke Taiwan Ganti Liver Menghangatkan Hati Mesir

Linkou Chang Gung   Tanggal Update Terakhir2015-09-18

Pada 20 tahun yang lalu, Adel yang berusia 60 tahun di rumah sakit setempat Mesir didiagnosa menderita hepatitis C, sirosis hati, dan selanjutnya komplikasi menjadi gejala varises esofagus dan asites, kondisi tubuh semakin memburuk. Awalnya, putra pertamanya Mohamad terlebih dahulu berkonsultasi di daerah setempat cara yang mungkin bisa menyembuhkan ayahnya, dan menyelesaikan pemeriksaan pencocokan yang berkaitan untuk transplantasi. Karena Mohamad sendiri adalah dokter THT, dari gurunya diketahui standar medis Chang Gung Taiwan sangat baik, oleh karena itu memutuskan untuk datang ke Taiwan untuk belajar, dia juga membandingkan perkembangan medis Taiwan, Mesir, menemukan bahwa perkembangan medis Taiwan lebih canggih, teknik transplantasi liver menempati posisi pertama di seluruh dunia, oleh karena itu memutuskan agar ayahnya datang ke Taiwan menerima transplantasi liver, dia juga akan menyumbangkan liver kanan untuk menolong ayahnya. Agar perjalanan ini tidak ada kesilapan, Mohamad dan salah satu dokter terkenal dalam transplantasi liver hidup Taiwan – Kepala spesialisasi liver dan bedah transplantasi Rumah Sakit Chang Gung Linkou, Li Wei Jen berkomunikasi beberapa kali, pusat medis internasional juga secara inisiatif membantu perjalanan medis dia kali ini, mengurus visa medis dan urusan datang berobat ke Taiwan.

 

Yang menemani Adel datang ke Taiwan, putra bungsunya Ahmad memuji tiada henti teknik medis dan layanan Rumah Sakit Chang Gung Linkou, selain berterima kasih kepada staf medis, juga merasa terkejut dengan ruang sholat Islam di dalam rumah sakit, bahkan pergi sendiri ke mesjid Taipei mengambil perkenalan Islam, letakkan di dalam ruang sembahyang untuk dibaca oleh pasien Islam yang datang ke rumah sakit.

 

Pada tahun 2003, Dokter Li Wei Jen menyelesaikan kasus pertama Taiwan berhasil membagikan liver kepada 2 orang dewasa, meningkatkan rasio hidup pasien liver, pada tahun 2006 sekali lagi dia menciptakan rekor pertama seluruh Taiwan, yaitu transplantasi liver hidup dengan golongan darah berbeda, dan mengatasi fenomena penolakan akut liver setelah operasi. Hingga kini, Li Wei Jen telah berhasil menyelesaikan operasi transplantasi liver sebanyak hampir 700 kasus, termasuk 1 liver untuk 2 orang, penggantian liver dengan golongan darah berbeda, total kira-kira 60 kasus.

 

Kepala spesialisasi liver dan bedah transplantasi Rumah Sakit Chang Gung Linkou, Li Wei Jen yang mengobati Adel mengatakan, pasien karena kanker liver, sirosis komplikasi varises esofagus dan asites, varises esofagus bila parah, bisa pecah dan menyebabkan pendarahan berat; asites bisa menyebabkan perut kembung tidak nyaman, peritonitis bakteri spontan, menyebabkan sakit perut dan demam yang parah, juga bisa menyebabkan koma hepatik, kondisinya sangat parah, walaupun pasien di Mesir pernah melakukan 4 kali pengobatan embolisasi kimia transkateter arteri adjuvan (T.A.C.E), transplantasi liver merupakan satu-satunya pilihan yang pada bersamaan bisa mengobati kanker liver, sirosis dan membuat pasien hidup. Kepala spesialisasi Li Wei Jen menyatakan, kondisi pemulihan tubuh pasien setelah operasi sangat baik, 1 minggu kemudian sudah bisa ditransfer ke kamar pasien biasa, selanjutnya hanya perlu melakukan pemeriksaan pelacakan berkala di Mesir.
 

Foto

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda? Ya Tidak
Navigasi Situs
Buka Menu
Tutup Menu
Halaman Sebelumnya Kembali ke Halaman Pertama