Pindah ke area isi utama

Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan Membantu Pasangan Pengacara yang Infertil Mendapatkan Bayi Kembar

Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan   Tanggal Update Terakhir2014-09-30

Liza adalah seorang wanita berusia 35 tahun, tinggal di Manila, Filipina, usahanya sangat sukses. Dia dan suami sudah sangat lama mengharapkan memiliki seorang anak, tapi terus saja tidak bisa hamil dengan lancar, di Filipina mencari banyak dokter terkenal, menerima berbagai pengobatan, menghabiskan biaya dan waktu yang tak terhitung banyaknya, namun tetap saja tidak berhasil.

 

Di bawah kondisi yang sangat berharap, mereka tidak putus asa mencari pengobatan infertilitas, juga meminta teman memperkenalkan dokter terkenal, melalui perkenalan seorang teman luar negeri, mengetahui pengobatan infertilitas Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan di Taiwan mempunyai popularitas yang sangat tinggi, tidak hanya peluang keberhasilan yang tinggi, dan harganya juga masuk akal, lebih layak untuk dikunjungi dibandingkan rumah sakit pengobatan infertilitas lainnya di Asia, oleh karena itu, pada tahun 2007 Liza memutuskan untuk menuju Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan mencari pengobatan.

 

Karena pengobatan infertilitas memerlukan waktu yang lebih panjang, setidaknya perlu 1 bulan, Liza belum pernah datang ke Taiwan, dia berharap menemukan satu penginapan yang aman dan ekonomis, melalui pengaturan staf pusat medis internasional Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan, dia berhasil tiba di Taipei, dan tinggal di hotel bisnis dengan transportasi praktis, aman, terpercaya, menyediakan pemberesan kamar dan biaya yang tidak tinggi, meringankan kecemasan Liza.

 

Karena sebelumnya sudah berhubungan melalui email, maka Nyonya Liza dan perawat pusat medis internasional Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan sudah saling mengenal, di bawah pimpinan perawat, menerima serangkaian pemeriksaan dan pengobatan tim pusat reproduksi buatan Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan, termasuk pengobatan hormon dan pengambilan ovum buatan, dan menghubungi serta membantu suaminya datang ke Taiwan pada waktu yang sesuai, melaksanakan penyatuan sperma-ovum buatan. Selama waktu ini, staf pusat medis internasional mempertimbangkan Liza harus bersantai, dan ada dukungan mental yang sesuai, baru bisa membantunya hamil, oleh karena itu membawanya jalan-jalan ke pasar malam yang merupakan ciri khas Taiwan, membuatnya menikmati kegembiraan berbelanja, juga menemukan satu gereja Taipei yang diketuai oleh pastor Filipina, membawa, menemani dia pergi ke gereja, bersama-sama bersembahyang untuk kelancaran kehamilan. Nyonya Liza di Taiwan menerima layanan tambahan yang tidak terpikirkan, hatinya sangat gembira.

 

Setelah berhasil memasukkan zigot, Liza dan suaminya meninggalkan Taiwan, kembali ke Filipina menunggu kabar baik, benar saja, tidak lama kemudian menerima kabarnya, dia berhasil mengandung anak kembar, bahkan operasi pengurangan janin juga tidak perlu dilaksanakan, penderitaan yang sudah bertahun-tahun akhirnya mendapatkan balasan, harapan yang sudah bertahun-tahun akhirnya terkabulkan. Pada tahun 2008, Liza melahirkan bayi kembar di Filipina dengan lancar, dan biaya pengobatan yang dia bayar di Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan hanya US$ 4000, mereka tidak pernah berpikir hanya membayar begitu sedikit uang, sudah bisa mewujudkan impian hidup selama ini, mereka di Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan mendapatkan kebahagiaan harapan.
 

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda? Ya Tidak
Navigasi Situs
Buka Menu
Tutup Menu
Halaman Sebelumnya Kembali ke Halaman Pertama